#SIP Lingkup Data

Lingkup Data

Kalian tahu didalam Lingkup Data ada apa aja? sebelumnya kita harus tahu dulu, apa si Data itu?Menurut Amsyah (2005), data merupakan bahan utama dari perkerjaan manajemen system informasi. Tanpa data perkerjaan informasi tidak akan pernah ada. Sama halnya menurut Kadir (-) yang menjelaskan bahwa data merupakan fakta mengenai objek, orang dan lain-lain. Data juga dinyatakan dengan nilai (angka, deretan karakter atau simbol). Jadi, Data itu merupakan fakta mengenai objek informasi, tanpa adanya data informasi tidak akan pernah ada.

1.    Hirarki Data
Menurut Mulyani (2016), Hirarki data merupakan pengorganisasian data menjadi hirarki-hirarki atau tingkatan tertentu. Data bisa diorganisasikan menjadi enam tingkatan yaitu:


§  Bit, adalah unit terkecil dari data yang direpresentasikan dengan nilai 0 dan 1.
§  Byte, adalah kumpulan dari bit-bit yang membentuk suatu karakter.
§ Field (elemen data), adalah kumpulan karakter yang membentuk sekelompok data atau angka. Kadir (-), menyebutkan istilah lain untuk elemen data yakni medan (field), kolom, item dan atribut.
§ Record, adalah sekumpulan field yang saling berhubungan. Kadir (-), menyebutkan contoh record seperti, nama, alamat, kota, dan tanggal lahir yang dapat dihimpun dalam sebuah record.
§  File, adalah kumpulan record yang berhubungan dengan objek tertentu.
§  Database, adalah kumpulan data yang tersimpan kedalam file-file.

2.    Penyimpanan Sekunder
Gaol (2008) menjelaskan penyimpan sekunder dapat digunakan dengan kepingan (CD/Compact Disc), disket (ukuran 5¼ dan 3½ inchi), kepingan keras (hard disk) dan Flashdisk. Menurut Margianti dan Suryadi (1996), Secondary Memory memiliki dua jenis utama yakni:
§  Sequential Access Storage Device (SASD)
SASD adalah media penyimpanan untuk mengisikan catatan yang di atur dalam susunan tertentu. Catatan pertama harus diproses pertama kali, catatan kedua diproses pada urutan ke dua, dan seterusnya sampai file tersebut penuh. Proses SASD tergolong lambat karena untuk mencari data tertentu harus selalu dimulai dari awal (Ukar, 2006). SASD sudah jarang di pakai dan umumnya hanya untuk back up data (Iskandar, 2018) karena murah dan kapasitasnya besar, contohnya Magnetic Tape (Sulianta, 2008). Menurut Irma (2016), Magnetic Tape banyak digunakan sebagai media simpanan luar sejak tahun 1950 pada computer UNICAV.
§  Direct Access Storage Device (DASD)
Dalam pengambilan data tertentu tidak perlu dicari dari awal, tetapi bisa langsung ke data yang dituju (Iskandar, 2018). Proses DASD tergolong cepat dibanding SASD (Sulianta, 2008).  Menurut Irma (2016), penyimpangan sekunder DASD termasuk kedalam magnetic disk, tape strip cartridge, optical disk, magnetic drum dan magnetic bubble memory.

3.    Pemrosesan Data
Menurut Singleton (2007), Pemrosesan data mengelola sumber daya komputer yang digunakan untuk melakukan pemrosesan harian berbagai transaksi. Pemrosesan data terbagi atas tiga macam, yakni:
§  Pemrosesan Batch
Rama dan Jones (2006) mendefinisikan batch merupakan sekelompok transaksi yang sering diidentifikasikan dengan nama atau nomor, contohnya adalah batch faktur penjualan, faktur pembelian dan kartu waktu pegawai. Jadi, pemrosesan batch meliputi pengakumulasian dokumen-dokumen kejadian dan penghitungan total kendali dengan menggunakan mesin hitung atau dengan alat lainnya.
§  Pemrosesan Online
Rama dan Jones (2006) mendefinisikan online merupakan alat yang aktif dan terhubung dengan komputer. Jadi, pemrosesan online mencangkup pengelolaan transaksi satu per satu, kadang saat terjadinya transaksi itu (Djahir & Pratita, 2015).
§  Sistem Real-Time
System Real-Time digunakan bila terdapat kebutuhan ketetapan waktu pada operasi prossesor atau aliran data sehingga sering digunakan untuk perangkat control pada suatu aplikasi seperti mengontrol percobaan keilmuan, system medical imaging, sistem kontrol indutri, dan berapa system display (Wahyudi, 2017).

Thankyou!




Daftar Pustaka:

Djahir, Y., & Pratita, D. (2015). Bahan ajar: system informasi manajemen. Sleman: Deepublish Publisher.
Amsyah, Z. (2005). Manajemen sistem informasi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Gaol, J. L. (2008). Sistem informasi manajemen: pemahaman dan aplikasi. Jakarta: Grasindo.
Irma, T. (2016). Dasar Komputer. Makassar: Aksara Timur.
Iskandar, Y. (2018). Buku ajar: pengantar aplikasi komputer. Sleman: Deepublish Publisher.
Kadir, A. (-). Konsep dan tuntunan praktis: basis data. Yogyakarta: ANDI Yogyakarta.
Margianti, E. S., Suryadi, D. (1996). Sistem informasi manajemen. Depok: Gunadarma.
Mulyani, S. (2016). Analisis dan perancangan system informasi manajemen keuangan daerah: notasi pemodelan unified modeling language (UML). Bandung: Abdi Sistematika.
Rama, D. V., & Jones, F. L. (2008). Accounting information system. Singapore: Cengage Learning Asia, Ptc Ltd.
Singleton, H. (2007). Information technology auditing and assurance. Singapore: Thomson.
Sulianta, F. (2008). Komputer forensik. Jakarta: PT Elex Media Komputindo
Ukar, K. (2006). Student guide series pengenalan computer. Jakarta: Elex Media Komputindo.
Wahyudi. (2017). Resource sharing-blended project based learning: system operasi android, linux, mac os.  Yogyakarta: LeutikaPrio.


Comments