1.
Latar
Belakang
a. Alasan
saya membuat desain aplikasi kepuasan kerja, karena kepuasan kerja karyawan
sebagai faktor penentu utama kesuksesan sebuah perusahaan. Jika karyawannya
tidak puas terhadap pekerjaannya maka tujuan perusahaan tidak akan tercapai.
b.
Teori
Kepuasan kerja
1) Fattah
(2017), kepuasan kerja adalah suatu tingkat kesenangan atau sikap dan emosional
yang positif yang direspons sebagai hasil penilaian terhadap perkerjaan yang
telah dilakukan.
2) George dan Jones (2008) menjelaskan kepuasan kerja merupakan kumpulan tentang perasaan dan keyakinan yang dimiliki individu tentang perkerjaan saat ini.
3) Spector
(2012) menyatakan bahwa kepuasan kerja merupakan sikap dan perasaan individu
tentang pekerjaannya dan aspek perkerjaannya.
4) Robbins dan Judge (2014) yang mengatakan bahwa kepuasan kerja adalah perasaan positif mengenai pekerjaan yang dihasilkan dari evaluasi tentang karakteristiknya.
Menurut Tama dan Hardiningtyas (2017), Ada beberapa dampak dari kepuasan dan ketidakpuasan dalam bekerja, antara lain:
Menurut Tama dan Hardiningtyas (2017), Ada beberapa dampak dari kepuasan dan ketidakpuasan dalam bekerja, antara lain:
1) Performansi
kerja. Karyawan dengan kepuasan kerja tinggi cenderung akan memiliki
performansi kerja yang baik begitupula sebaliknya.
2) Tingkat
kehadiran dan pengunduran diri. Jika banyak karyawan yang tidak merasa puas
ditempat kerja, maka jumlah ketidakhadiran akan meningkat. Lamban laun, tingkat
kehadiran ini menjadi pengunduran diri yang permanent dari karyawan.
3) Motivasi
kerja. Karyawan yang puas akan pekerjaanya akan semakin termotivasi untuk
menerima perkerjaan-perkerjaan baru yang lebih menantang. Di samping itu,
motivasi yang muncul bisa mempengaruhi secara positif lingkungan sekitarnya.
4) Konflik.
Karyawan yang secara psikologis puas akan pekerjaannya akan menghindari
terjadinya konflik baik manajemen, rekan kerja atau bahkan konflik internal.
5) Sikap
kerja. Individu dengan kepuasan kerja yang tinggi selalu bersikap positif
ditempat kerja. Individu memberikan komitmen terbaiknya bagi perusahaan dan
membantu menjaga lingkungan kerja yang kondusif dan sehat.
6) Masalah
kesehatan. Tidak hanya permasalahan mental namun juga kesehatan yang akan
dialami pekerja yang tidak puas ditempat kerjanya, seperti sakit kepala, sakit
otot, gangguan pola tidur, dan lain-lain.
7) Kecelakaan
kerja. Efek domino dari masalah kesehatan akibat ketidakpuasaan kerja adalah
terjadinya kecelakaan kerja. Karyawan cenderung tidak fokus, sering melakukan
kesalahan, stress, dan lain-lain
c.
Jenis
Aplikasi, untuk Mobile (online)
2.
Flowchart
Apps
3.
Desain
Interface
Note:
*JST: Job Satisfaction Test
*Test ini menggunakan Skala Job Satisfaction Survey oleh Spector, yang terdiri dari 36 pertanyaan.
*Dalam aplikasi ini untuk Login/Signup bisa menggunakan username dari perusahaan atau username per individu.
Note:
*JST: Job Satisfaction Test
*Test ini menggunakan Skala Job Satisfaction Survey oleh Spector, yang terdiri dari 36 pertanyaan.
*Dalam aplikasi ini untuk Login/Signup bisa menggunakan username dari perusahaan atau username per individu.
Daftar Pustaka:
Fattah, A. H.
(2017). Kepuasan kerja dan kinerja
pegawai. Yogyakarta: Elmatera
George, J. M. & Jones, G. R. (2008). Understanding and managing organizational
behavior. (5th edition). New jersey: Pearson Education, Inc.
Robbins,
S. P. & Judge, T. A. (2014). Essentials of organizational behaviour. (12th edition). New jersey:
Pearson Education, Inc.
Spector, P. E. (2012). Industrial and organizational psychology: research and practice. (6th
edition). Singapore: John wiley & Sons, Ltd.
Tama, P. I. & Hardiningtyas, D. (2017). Psikologi industri: dalam perspektif sistem industri. Malang: UB Press
Tama, P. I. & Hardiningtyas, D. (2017). Psikologi industri: dalam perspektif sistem industri. Malang: UB Press















Comments