Tugas 11

Kecemasaan dan Kegelisahan




Menurut Sigmund Freud ahli psikoanalisa berpendapat, bahwa ada tiga macam kecemasan:
  1. Kecemasan  Obyektif

Kecemasan tentang kenyataan adalah suatu pengalaman perasaan sebagai akibat pengamatan atau suatu bahaya dalam dunia luar.

Contohnya kecemasan yang dialami oleh seorang bayi atau anak kecil dan sangat berkesan akan nampak kembali pada waktu ia sudah dewasa, misalnya ia mendapat perlakuan yang kejam dari ayahnya. Mungkin ia selalu cemas bila berhadapan dengan orang yang seusia ayahnya, tetapi ada pula yang memberikan reaksi membalik karena ia mendendam, maka ia berusaha selalu untuk ganti berbuat kejam sebagai pelampiasannya.

2.   Kecemasan Neorotis

Kecemasan ini timbul karena pengamatan tentang bahaya dari naluriah. Menurut Sigmund Freud, kecemasan ini dibagi tiga macam, yakni  :
  • Kecemasan yang timbul karena penyesuaian diri dengan lingkungan.

Kecemasan timbul karena orang itu takut akan bayangannya sendiri, sehingga menekan dan menguasai ego. Kecemasan semacam ini menjadi sifat dari seseorang yang gelisah, yang selalu mengira bahwa sesuatu yang hebat akan terjadi.
  • Bentuk  ketakutan  yang tegang dan  irrasional  (phobia)

Bentuk khusus dari phobia adalah bahwa intensitet ketakutan melebihi proposi yang sebenarnya dan obyek yang ditakutkannya.
  • Rasa takut lain ialah rasa gugup, gagap dan sebagainya. 

Reaksi yang muncul secara tiba-tiba tanpa ada provokasi yang tegas. Reaksi gugup ini adalah perbuatan meredakan diri yang bertujuan untuk membebaskan seseorang dari kecemasan neorotis yang sangat menyakitkan dengan jalan melakukan sesuatu yang dikehendaki oleh id meskipun ego dan super ego melarangnya.

3.   Kecemasan Moril

Kecemasan moril disebabkan karena pribadi seseorang. Tiap pribadi memiliki bermacam-macam emosi antara lain:  iri, dendam, dengki, marah, gelisah, cinta, rasa kurang. Rasa iri, benci, dengki, dendam itu merupakan sebagian dari pernyataan individu secara keseluruhan berdasarkan konsep yang kurang sehat dan kurang dapat dipahami oleh orang lain. Sifat-sifat itu adalah sifat yang tidak dapat terpuji, bahkan mengakibatkan manusia akan merasa khawatir, takut, cemas, gelisah dan putus asa.

Contohnya Perempuan yang merasa dirinya kurang cantik maka dalam pergaulannya ia terbatas kalau tidak tersisihkan. Sementara itu ia pun tidak berprestasi dalam berbagai kegiatan, sehingga kawan-kawannya lebih dinilai sebagai lawan. Ketidakmampuannya menyamai kawan-kawannya demikian menimbulkan kecemasan moril.

Kegelisahan

Kegelisahan berasal dari kata gelisah yang berarti tidak tenteram hatinya, selalu merasa khawatir, tidak tenang, tidak sabar, ataupun merasa cemas. Sehingga kegelisahan merupakan salah satu ekspresi dari kecemasan. Karena itu dalam kehidupan sehari-hari, kegelisahan juga diartikan sebagai kecemasan, kekawatiran ataupun ketakutan. Masalah kecemasan atau kegelisahan berkaitan juga dengan masalah frustasi, yang secara definisi dapat disebutkan, bahwa seseorang mengalami frustasi karena apa yang diinginkan tidak tecapai.

Menurut saya manusia pasti akan mempunyai rasa gelisah yang terdapat di diri manusia itu sendiri. Mengapa? Karena setiap individu mempunyai tujuan hidup masing-masing dan ingin melakukan hal yang mereka inginkan, jika individu itu tidak dapat mewujudkan itu semua ataupun gagal dalam hal yang mereka inginkan maka individu itu akan mengalami kecemasan ataupun kegelisahan dalam hidupnya dan individu tersebut akan berusaha untuk menghilangkan rasa gelisah itu tetapi tidak menutupi gerak gerik dan tingkahlakunya. Gejala tingkah laku atau gerak-gerik itu umum biasa saja, dengan cara seseorang itu berjalan mundar-mandir dalam ruang tertentu sambil menundukkan kepala, memandang jauh ke depan sambil mengepal-ngepalkan tangannya, duduk termenung sambil memegang kepalanya, duduk dengan wajah murung atau sayu, malas bicara, dan lain-lainnya.

Upaya menghilangkan rasa gelisah ataupun cemas:

 ØUsahakan agar pikiran Anda tetap tenang, dan jangan terlalu berburuk sangka terhadap segala sesuatu.
 Ø Carilah tempat yang sesuai dengan kesukaan Anda untuk menenangkan kegelisahan yang Anda alami.
 Ø Curhat atau berbagi perasaan Anda kepada orang lain yang Anda anggap mampu untuk bisa membantu Anda dalam menghilangkan kegelisahan yang Anda alami.
 Ø Jangan terpengaruh dengan situasi yang memanas dan membuat Anda selalu terpikirkan tentang rasa gelisah tersebut.
 Ø Prioritaskan yang terpenting dulu sebelum Anda berbuat.
 Ø Segeralah bangkit dan semangat dari kegelisahan itu, melalui kejernihan dan kepekaan dalam menganalisis segala sesuatu yang terjadi. Baik yang akan terjadi maupun yang sudah terjadi, dan jangan mudah mengambil keputusan yang diambil dari diri Anda sendiri.
 Ø Luangkan sedikit waktu Anda, untuk mengisi hal yang positif dan dapat menenangkan kegelisahan yang Anda alami
 Ø Berdo'alah dan mintalah petunjuk kepada Tuhan, karena segala sesuatu itu atas takdir-Nya.
 Ø Gunakanlah alternatif pengobatan yang bisa membantu Anda, seperti meditasi, mediasi, terapi, ataupun yang lain.



Comments