Siapa saja si
tokoh-tokoh yang ada di Psikologi dunia??
Pengertian
Psikologi sendiri yaitu ilmu
yang mempelajari kejiwaan sesuai dengan asal katanya yaitu psyche artinya
"jiwa", sedangkan logos berarti "ilmu pengetahuan". Jadi,
ruang lingkup psikologi sendiri adalah mengenai hal-hal sosial dan humaniora
dengan berfokus pada kejiwaan.
Tokoh-tokoh Psikologi Dunia:
Wilhelm Wundt
Wilhelm Wundt lahir pada 16 Agustus 1832 dan meninggal pada 31 Agustus 1920 pada umur 88 tahun. Ia adalah salah satu tokoh psikologi generasi awal kelahiran Jerman yang memproklamasikan psikologi menjadi disiplin ilmu pengetahuan. Ia dianggap sebagai Bapak Psikologi Eksprimental. Pada 1879, Wundt mendirikan laboratorium formal pertama untuk riset psikologis di Universitas Leipzig. Ia juga membuat jurnal riset psikologis pertama pada 1881. Dalam perkembangannya, Wundt beranggapan, melalui metode eksperimental bisa diketahui bahwa aspek fisiologi sangat kuat untuk menggali elemen-elemen kejiwaan yang mendasar, misalnya persepsi maupun emosi. Namun, di atas fenomena-fenomena mendasar, Wundt juga mengakui bahwa psikologi fisiologis tidak dapat menjangkau sebuah ide-ide kreativitas yang sifatnya abadi, misalnya adalah bahasa, budaya, mitos.
Wolfgang Kohler
Salah satu dari
tokoh-tokoh psikologi selanjutnya adalah Wolfgang Kohler. Ia lahir di Reval,
Estonia, Rusia, pada 21 Januari 1887. Semasa kecilnya, Kohler sangat tertarik
dengan sains, musik klasik, dan piano. Ia menempuh pendidikan di Tubingen
(1906-1907) dan di Berlin (1907-1909). Di Berlin inilah, ia mendapatkan gelar
Ph.D dengan disertasi berupa psiko-akustik. Di Frankfrurt (1910-1913), ia
bersama Max Wertheimer dan Kurt Koffka melahirkan psikologi Gestalt yang
diambil dari bahasa Jerman yang berarti "keseluruhan". Psikologi
Gestalt ini merupakan gerakan Jerman yang secara langsung menantang psikologi
strukturalisme. Gerakan Gestalt lebih menekankan pada tema utama dalam filsafat
Jerman, dengan tujuan menyelidiki organisasi aktivitas mental dan mengetahui
secara tepat karakteristik manusia-lingkungan.
Sigmund Freud
Ia adalah salah seorang
dari tokoh-tokoh Psikologi Psikoanalisis yang sangat terkenal. Ia lahir pada 6
Mei 1856 di kota kecil Freiberg, wilayah Moravia yang sekarang lebih dikenal
dengan Republik Ceko. Konsep teori Freud yang paling terkenal adalah tentang
adanya alam bawah sadar yang mengendalikan sebagian besar perilaku.Seorang
cerdas keturunan Yahudi ini sering melakukan riset tentang neurofisiologi.
Bahkan, ia pernah mencoba menciptakan teknik khusus untuk merangsang otak.
Sayangnya, Freud cenderung menolak orang-orang dan tokoh-tokoh psikologi lain
yang tidak sepakat dengannya.Beberapa teorinya yang sangat menonjol tentang
alam bawah sadar adalah mengenai sumber dari motivasi, hasrat, dan seksual yang
sering kali menjadi motif manusia dalam melakukan sesuatu. Namun, seringkali
hal tersebut diingkari oleh manusia, sehingga menimbulkan bayang samar-samar
dalam mengetahui hasrat kebutuhan manusia. Hal ini dipengaruhi oleh sistem
budaya dan masyarakat sosial yang berkembang pada masa itu, yaitu pasien-pasien
Freud, yang kebanyakan wanita yang mempunyai masalah terhadap kehidupan rumah
tangganya, khususnya soal seksual.
Albert Bandura
Salah seorang dari tokoh-
tokoh psikologi yang beraliran behavioristik. Bandura lahir di Canada pada 4
Desember 1925. Teori-teori Bandura banyak dipengaruhi oleh pendekatan teori
behaviorisme untuk meneliti tingkah laku manusia dan tertarik pada nilai
eksperimen yang cukup berkembang di Amerika. Albert Bandura terkenal dengan
teori pembelajaran sosial. Ia menekankan pada komponen kognitif dari pemikiran,
pemahaman, dan evaluasi. Bandura membuka perspektif baru pada aliran
behavioristik ini dengan memanfaatkan metode observasi dan proses internal
individu. Teorinya juga dilengkapi dengan percobaan eksperimental yang dapat
dipertanggungjawabkan.
Abraham Maslow
Ia lahir di Broklyn, New
York pada 1908 dan wafat pada 1970 pada usia 62 tahun. Masa kecil Maslow tidak
bahagia dan masa mudanya tidak berjalan menyenangkan akibat hubungan buruk
dengan kedua orangtuanya, terutama dengan ibunya. Abraham Maslow merupakan
pelopor aliran psikologi humanistik. Aliran psikologi humanistik yang sempat
populer pada 1950-an ini merupakan reaksi terhadap aliran behaviorisme dan
psikoanalisis di Amerika serikat. Psikologi humanistik memposisikan manusia
sebagai suatu ketunggalan yang mengalami dan menghayati, aktif dan mempunyai
tujuan, serta punya harga diri. Meski sejumlah riset menunjukkan adanya
penelitian tentang struktur jiwa manusia, tingkah laku, stimulus, dan
bagian-bagian tentang manusia, hal tersebut hendaknya tetap dikembalikan pada
cara pandang manusia sebagai manusia dalam satu kesatuan yang utuh.





Comments