Meskipun perkembangan IPTEK juga telah dirasakan oleh masyarakat
di negara Indonesia namun perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di negara
ini tertinggal jauh jika dibandingkan dengan negara-negara Eropa
dan Amerika Serikat bahkan pula di negara-negara Asia misalnya Jepang dan
China.
Perkembangan IPTEK di Indonesia memang masih
memprihatinkan. Realitas yang memprihatinkan itu bukan dilihat dari prestasi
beberapa bidang IPTEK yang telah dicapai selama ini seperti mendapat medali
emas pada International Exhibition of Invention New Technique and Product,
memperoleh The First Step to Nobel Prize di bidang fisika tingkat SMA, temuan
alat pengukur curah hujan oleh LIPI, temuan aplikasi teknologi DNA, temuan
bibit padi unggul, temuan vector medan laju percepatan gerakan lempeng tektonik
akibat maraknya bencana gempa bumi di Indonesia, rancang bangun pesawat
remotely piloted vehicle, memperoleh penghargaan internasional Fellowship
L’Oreal-Unesco for Woman in Science dan masih banyak lagi lainnya, terlebih
lagi di bidang TI banyak sekali pemuda Indonesia yang telah menghasilkan
berbagai macam perangkat lunak buatan dalam negeri, yang memang semua itu perlu
disyukuri.
Namun, keprihatinan itu muncul ketika pergerakan dampak
perkembangan IPTEK memang tidak segaris lurus dengan penciptaan kesejahteraan
masyarakat dalam kerangka kebijakan IPTEK secara nasional.
Hambatan perkembangan IPTEK di negara Indonesia ini
disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain:
a. Kesadaran informasi masyarakat yang masih belum maksimal
b. Sikap terhadap teknologi belum menunjang
c. Penggunaan teknologi informasi belum merata, apalagi mengakar
dalam kehidupanmasyarakat
d. Penerapan budaya informasi belum didorong oleh kelembagaan atau kebijakan nasional.
e. Kapasitas inovasi
nasional yang masih rendah
f. Kolaborasi
antara universitas, litbang, dan industri yang masih perlu
dibangun
g. Penggunaan paten
sebagai alat perlindungan hak cipta penemu dan sekaligus alat untuk diseminasi
teknologi yang perlu dibangun lebih baik
h. Kendala lain yang
penting adalah dukungan pemerintah dalam bentuk pembelian teknologi canggih hasil
litbang dalam negeri (government procurement of advanced technology product)
yang masih rendah.
Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya teknologi
komunikasi dan informasi, berlangsung amat cepat dan harus bisa diantisipasi.
Kemajuan IPTEK yang amat spektakuler, memaksa semua pihak untuk mampu menguasai
dan mengembangkannya. Tanpa kemampuan menguasai dan mengembangkan IPTEK, bangsa
Indonesia bukan saja akan ketinggalan dari bangsa-bangsa lain di dunia, tetapi juga
bisa menjadi objek eksploitasi secara teknologis oleh bangsa lain. Selain
perdagangan, IPTEK merupakan kekuatan utama yang mampu menggerakkan
globalisasi. Kemajuan iptek merupakan salah satu indikator dan parameter
tinggi-rendahnya peradaban sebuah bangsa.
Selain itu, ada beberapa hal yang perlu dilakukan untuk
meningkatkan kemajuan IPTEK di Indonesia, yaitu:
1. Menciptakan kebijakan-kebijakan
IPTEK yang segaris lurus dengan penciptaan kesejahteraan masyarakat.
2. Keterlibatan pihak
swasta khususnya anggaran-anggaran penelitian dan pengembangan.
3. Merangsang peneliti
untuk lebih giat dan aktif melakukan penelitian dan pengembangan IPTEK.
4. Pemerintah memberikan
dukungan dalam bentuk pembelian teknologi canggih hasil litbang dalam
negeri (government procurement of advanced technology product) yang masih
rendah.
Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi berpengaruh terhadap
seluruh aspek/bidang kehidupan manusia, diantaranya:
Ø Pengaruh IPTEK dalam bidang Pendidikan
Perkembangan IPTEK memiliki beberapa dampak positif dalam bidang
Pendidikan, antara lain:
a. Munculnya media massa, khususnya media
elektronik sebagai sumber ilmu dan pusat pendidikan sehingga guru
bukannya satu-satunya sumber ilmu pengetahuan.
b. Munculnya metode-metode pembelajaran yang baru, yang
memudahkan siswa dan guru dalam proses pembelajaran. Dengan kemajuan teknologi
terciptalah metode-metode baru yang membuat siswa mampu memahami materi-materi
yang abstrak, karena materi tersebut dengan bantuan teknologi bisa dibuat konkret.
c. Sistem pembelajaran tidak harus melalui tatap
muka. Dengan kemajuan teknologi proses pembelajaran tidak harus
mempertemukan siswa dengan guru, tetapi bisa juga menggunakan jasa pos internet
dan lain-lain. Hal ini berkaitan dengan efisiensi waktu pembelajaran.
Selain memiliki dampak positif, perkembangan IPTEK juga memiliki
beberapa dampak negatif dalam bidang Pendidikan, antara lain:
a. Kerahasiaan alat tes semakin terancam. Dalam hal
ini Program tes inteligensi seperti tes Raven, Differential
Aptitudes. Test dapat diakses melalui compact disk. Implikasi dari
permasalahan ini adalah tes psikologi yang ada akan mudah sekali bocor, dan
pengembangan tes psikologi harus berpacu dengan kecepatan pembocoran melalui
internet tersebut.
b. Penyalahgunaan pengetahuan bagi orang-orang tertentu untuk
melakukan tindak kriminal. Kita tahu bahwa kemajuan dalam bidang
pendidikan juga mencetak generasi yang berpengetahuan tinggi tetapi mempunyai
moral yang rendah. Contonya dengan ilmu komputer yang tingi maka orang akan
berusaha menerobos sistem perbankan dan lain-lain.
Ø Pengaruh IPTEK dalam bidang Informasi dan Komunikasi
Perkembangan IPTEK memiliki beberapa dampak positif dalam bidang
Informasi dan Komunikasi, antara lain:
a. Kita akan lebih cepat mendapatkan informasi-informasi yang
akurat dan terbaru seluruh dunia melalui internet.
b. Kita dapat berkomunikasi dengan teman, maupun keluarga yang
sangat jauh hanya dengan melalui handphone.
c. Kita mendapatkan layanan bank dengan sangat mudah.
Selain memiliki dampak positif, perkembangan IPTEK juga memiliki
beberapa dampak negatif dalam bidang Informasi dan Komunikasi, antara lain:
a. Pemanfaatan jasa komunikasi oleh jaringan teroris
b. Penggunaan informasi tertentu dan situs tertentu yang
terdapat di internet yang bisa disalahgunakan pihak tertentu untuk tujuan
tertentu
c. Kerahasiaan alat tes semakin terancam. Melalui internet
kita dapat memperoleh informasi tentang tes psikologi dan bahkan dapat
memperoleh layanan tes psikologi secara langsung dari internet.
d. Kecemasan teknologi, contohnya kerusakan komputer karena
terserang virus, kehilangan berbagai file penting dalam computer, dan juga
rusaknya jaringan internet karena tersambar petir. Hal inilah beberapa
contoh kecemasan yang terjadi karena teknologi.
Ø Pengaruh IPTEK dalam bidang Ekonomi dan Industri
Perkembangan IPTEK memiliki beberapa dampak positif dalam bidang
Ekonomi dan Industri, antara lain:
a. Pertumbuhan ekonomi yang semakin tinggi
b. Terjadinya industrialisasi
c. Produktifitas dunia industri semakin meningkat.
Kemajuan teknologi akan meningkatkan kemampuan produktivitas
dunia industri baik dari aspek teknologi industri maupun pada aspek jenis
produksi. Investasi dan reinvestasi yang berlangsung secara besar-besaran yang
akan semakin meningkatkan produktivitas dunia ekonomi. Di masa depan, dampak
perkembangan teknologi di dunia industri akan semakin penting. Tanda-tanda
telah menunjukkan bahwa akan segera muncul teknologi bisnis yang memungkinkan
konsumen secara individual melakukan kontak langsung dengan pabrik sehingga
pelayanan dapat dilaksanakan secara langsung dan selera individu dapat
dipenuhi, serta yang lebih penting konsumen tidak perlu pergi ke
took (penjualan secara Online).
Selain memiliki dampak positif, perkembangan IPTEK juga memiliki
beberapa dampak negatif dalam bidang Ekonomi dan Industri, antara lain:
a. Terjadinya pengangguran bagi tenaga kerja yang tidak
mempunyai kualifikasi yang sesuai dengan yang dibutuhkan
b. Sifat konsumtif manusia. Hal ini akan melahirkan
generasi yang secara moral mengalami kemerosotan, yaitu berperilaku konsumtif,
boros dan memiliki jalan pintas yang bermental “instant”.
Ø Pengaruh IPTEK dalam bidang Sosial
Perkembangan IPTEK memiliki beberapa dampak positif dalam bidang
Sosial, antara lain:
a.
Semua media
sosial tersebut diciptakan untuk mempermudah, mempercepat dan menjaga
komunikasi dengan keluarga, teman dan kolega yang berada jauh.
b.
Media sosial akan
mengakrabkan suatu pertemanan, kala seseorang malu bertanya di dunia nyata,
maka kebiasaan orang yang malu berkomunikasi di dunia nyata mereka akan mencoba
untuk kenal lebih dekat melalui sosial media, karena disana mereka akan saling
berbagi tentang hobi mereka, kegiatan, ataupun hal lainnya yang dapat membuat
hubungan pertemanan mereka menjadi lebih akrab.
c.
Anak yang
menggunakan sosial media dapat belajar mengembangkan keterampilan teknis dan
sosial yang sangat dibutuhkan bagi anak di era digital seperti sekarang ini.
Mereka akan belajar beradabtasi, bersosialisasi dengan publik, dan mengelola
jaringan pertemanan.
d. Memperluas
jaringan pertemanan. Berkat adanya situs jejaring sosial dapat memudahkan anak
untuk berteman dengan orang lain diseluruh dunia. Meskipun sebagian besar
diantaranya tidak pernah ber temu secara langsung
Selain memiliki dampak positif, perkembangan IPTEK juga memiliki
beberapa dampak negatif dalam bidang Ekonomi dan Industri, antara lain:
a.
Penurunan
sensitifitas, yang dimaksud disini adalah menurunnya tingkat simpati dan empati
seseorang terhadap dunia nyata. Dengan jejaring sosial, seseorang cenderung
melupakan dunia nyata dan tenggelam didalam dunia maya. Merenggangkan dan
mengabaikan sesuatu yang terjadi disekitarnya dan lebih memilih untuk
memperhatikan sesuatu yang terjadi didunia maya.
b.
Anak menjadi
malas belajar berkomunikasi di dunia nyata. Tingkat pemahaman bahasapun
mnejadi terganggu jika anak terlalu sering berkomunikasi di dunia maya.
c. Situs jejaring
sosial dapat membuat anak dan remaja lebih mementingkan diri sendiri. Mereka
menjadi tidak sadar akan lingkungan disekitar mereka, karena kebanyakan
menghabiskan waktu untuk internet. Hal ini dapat mengakibatkan menjadi kurang
berempati di dunia nyata.
Dengan berkembangnya industri dan kegiatan
ekonomi, maka memungkinkan orang hidup dalam lapangan pekerjaan tersebut. hal
tersebut dapat dilihat dari angka-angka yang menunjukkan bahwa pekerjaan di
pabrik atau perusahaan terus meningkat, sedangkan bekerja di sektor pertanian
makin menurun. Nilai sosial juga berubah. Pada masa lalu orang merasa bahwa
menjadi pegawai negeri dinilai lebih tinggi status sosialnya dibandingkan
dengan para pedagang atau pengusaha. sekarang menjadi pengusaha atau karyawan
pabrik dianggap sebagai tenaga profesional yang mempunyai nilai status yang
tinggi.
Makin berkembangnya teknologi menyebabkan
industri yang memproduksi barang secara massal juga makin meningkat. Tetapi
sering kali juga dimanfaatkan untuk kepentingan yang negatif, seperti peniruan
atau pemalsuan merek dagang dan sebagainya. Kian majunya masyarakat yang
dibarengi dengan peningkatan jumlah penduduk, menyebabkan manusia sering
kehilangan nilai etisnya, dan mudah melakukan tindakan yang tercela dan
melanggar hukum. Teknologi memang diciptakan untuk memudahkan manusia dalam
menyelesaikan pekerjaannya, akan tetapi akan sangat tidak bijak jika dalam
pengembangan dan penerapan teknologi tersebut pada akhirnya mengikis nilai –
nilai kita sebagai Manusia. Semua dikembalikan pada diri kita masing – masing.
Ø Pengaruh IPTEK dalam bidang Sosial
Budaya dapat berwujud tiga hal, yaitu ide
atau gagasan, tingkah laku atau tindakan, dan benda atau barang yang dihasilkan
oleh manusia. Jadi budaya mempunyai pengertian yang luas. Seperti telah
diuraikan di atas teknologi dan industri mempunyai dampak positif dan negatif.
Karena itu hendaknya teknologi secara efektif mampu memerangi keniskinan,
keterbelakangan, dan menjamin kemajuan bagi bangsa manusia. Manusia juga perlu
sadar bahwa orang menciptakan sesuatu bukan untuk menghancurkan, melainkan
untuk kesejahteraan umat.
a.
Cara
Berkomunikasi
Berkembangnya teknologi informasi dan
komunikasi merubah cara kita dalam berkomunikasi. Dulu komunikasi dilakukan
dengan surat-menyurat, tetapi saat ini dilakuan dengan sms atau e-mail. Dulu
juga ada yang namanya telegram dan telegraf, akan tetapi saat ini perannya
digantikan dengan telepon, handphone, dan jejaring sosial. Ini membuktikan
bahwa perkembangan teknologi dapat menyebabkan perubahan budaya dimasyarakat.
b.
Gaya Hidup
Salah satu perubahan budaya yang terjadi
didalam masyarakat Indonesia adalah gaya hidup a.k.a lifestyle. Beberapa contoh
seperti handphone dan kendaraan bermotor sudah merupakan salah satu kebutuhan
setiap orang dalam melakukan kegiatan sehari-hari. Dengan gaya hidup
c.
Masyarakat
Semakin Kritis
Perkembangan informasi dan komunikasi
membuat akses terhadap informasi semakin mudah. Informasi tersebut bisa
didapatkan dari berbagai media komunikasi, seperti koran, televisi, internet,
dll. Hal tersebut membuat masyarakat kita semakin cerdas dan kritis, contohnya
adalah masyarakat selalu mengomentari kebijakan-kebijakan yang dilakukan
pemerintah untuk negeri ini, terlebih jika kebijakan tersebut tidak populis
dimata rakyat.
d.
Hilangnya
Permainan Tradisional
Saat ini, kita akan sulit untuk menemukan
permainan tradisional seperti gasing atau congklak. Kalaupun ada, pasti
dimainkannya didaerah-daerah terpencil seperti pedesaan. Padahal permainan itu
sangat populer pada masanya, dan merupakan permainan asli Indonesia. Sekarang
perannya sudah diganti dengan permainan modern seperti Playstation, Xbox, Wii,
dan lain-lain. Nampaknya permainan modern jauh lebih menarik ketimbang
permainan tradisional.
e.
Pudarnya Minat
Kepada Alat-alat Musik Tradisional
Minat masyarakat terhadap alat-alat musik
tradisional seperti angklung, gamelan dan lainnya semakin berkurang. kalaupun
ada itu hanya sebagian kecil masyarakat yang peduli dan tergerak hatinya untuk
melestarikan alat-alat musik tradisional. Sekarang banyak masyarakat yang
cenderung menyukai alat-alat. musik modern seperti gitar, piano, drum dan
lainnya. Jika hal ini tidak segera diantisipasi, bukan tidak mungkin alat-alat
musik tradisional kita akan hilang.
Ø Pengaruh IPTEK dalam bidang Kesehatan
Perkembangan IPTEK memiliki beberapa dampak positif dalam bidang
Kesehatan, antara lain:
a. Ditemukannya mikroskop, sinar-X, antibiotik, obat-obat bius,
transplantasi vaksinasi bidang kedokteran dan pengobatan dalam rangka
peningkatan kesehatan masyarakat.
b. Ditemukannya alat-alat pengganti organ tubuh manusia yang
telah rusak. Misalnya mata (baik mata buatan maupun donor mata), ginjal
dan jantung.
c. Ditemukannya keahlian dalam bidang operasi plastik, sehingga
hidung yang pesek dapat menjadi mancung, dan lain-lain.
d. Ditemukannya tata menu makan setiap hari. Dengan
diketemukannya cara ini, sebagian besar masyarakat telah mengatur menu
makan dengan zatvitamin sehingga dapat memperlambat keausan setiap organ tubuh
manusia dengan begitu akan memberi kesempatan untuk lebih lama.
e. Ditemukannya peralatan untuk mengolah sampah dan limbah
sehingga sampah dan limbah tidak lagi mengganggu kelangsungan hidup
manusia.
Selain memiliki dampak positif, perkembangan IPTEK juga memiliki
beberapa dampak negatif dalam bidang Kesehatan, antara lain:
a.
Radiasi
Sejumlah penelitian yang dilakuan menunjukkan radiasi telepon
genggam berakibat buruk terhadap tubuh manusia. Misalnya meningkatkan risiko
terkena tumor telinga dan kanker otak, berpengaruh buruk pada jaringan otak,
merusak dan mengurangi jumlah sperma hingga 30 persen, mengakibatkan
meningioma, neurinoma akustik, acoustic melanoma, dan kanker kelenjar ludah.
b.
Gangguan Reproduksi
Seperti sebuah mitos, tetapi ada sedikit data yang menyebutkan
bahwa handphone dapat memberikan efek pada kesuburan pria. Faktanya, sebuah
penelitian yang dipublikasikan jurnal medis, Fertility & Serility, menguji
penggunaan handphone oleh 361 pria pada sebuah klinik kesuburan. Hasilnya
menunjukkan bahwa semakin sering seorang pria menggunakan handphone-nya,
semakin rendah jumlah, kualitas dan ketahanan sperma mereka.
Pada bulan Oktober, dilaporkan sebuah penelitian yang dilakukan
pada hewan menemukan bahwa tikus yang diberi emisi handphone 6 jam perhari
selama 18 minggu memiliki kecenderungan yang lebih besar mengalami kematian
sperma dibandingkan dengan tikus yang tidak diberi perlakuan. Peneliti tersebut
mengatakan dari hasil tersebut bisa diyakini membawa handphone dekat dengan
alat reproduksi dapat memberi efek negatif pada kesuburan.
c.
Tumor Mulut
Penggunaan ponsel dalam waktu lama dan rutin akan meningkatkan
resiko tumor sekitar 50 persen dibanding mereka yang sama sekali tak
menggunakan ponsel.
Studi baru yang dilakukan ilmuwan Israel yang hasil
penelitiannya dimuat di American Journal of Epidemiology menyatakan bahwa setidaknya
402 orang mengalami tumor mulut dalam kondisi sedang, sementara 56 lainnya
masuk kategori kanker ganas. Penelitian ini melibatkan 1.266 pengguna ponsel.
Mereka yang menggunakan ponsel lebih dari normal, atau menggunakan dalam waktu
lama dan berkelanjutan (continue) beresiko mengembangkan tumor pada
parotid gland (kelenjar liur), yang terletak di mulut dengan posisi dekat
telinga.

Comments