Matematika dan Ilmu Alamiah Dasar

Matematika dan Ilmu Alamiah Dasar




Mitos
Mitos atau mite (myth) adalah cerita prosa rakyat yang di tokohi oleh para dewa atau makhluk setengah dewa yang terjadi di dunia lain (kahyangan) pada masa lampau dan dianggap benar-benar  terjadi oleh yang punya cerita atau penganutnya. Mitos juga disebut Mitologi, yang kadang diartikan Mitologi adalah cerita rakyat yang dianggap benar-benar terjadi dan bertalian dengan terjadinya tempat, alam semesta, para dewa, adat istiadat, dan konsep dongeng suci. Mitos juga merujuk kepada satu cerita dalam sebuah kebudayaan yang dianggap mempunyai kebenaran mengenai suatu peristiwa yang pernah terjadi pada masa dahulu. Jadi, Mitos adalah cerita tentang asal-usul alam semesta, manusia, atau bangsa yang diungkapkan dengan cara-cara gaib dan mengandung arti yang dalam.

Legenda
Legenda (bahasa Latin: legere) adalah cerita prosa rakyat yang dianggap oleh yang mempunyai cerita sebagai sesuatu yang benar-benar terjadi. Oleh karena itu, legenda sering kali dianggap sebagai "sejarah" kolektif (folk history). Walaupun demikian, karena tidak tertulis, maka kisah tersebut telah mengalami distorsi sehingga sering kali jauh berbeda dengan kisah aslinya. Oleh karena itu, jika legenda hendak dipergunakan sebagai bahan untuk merekonstruksi sejarah, maka legenda harus dibersihkan terlebih dahulu bagian-bagiannya dari yang mengandung sifat-sifat folklor.

Cerita Rakyat
Cerita rakyat merupakan cerita yang berasal dari masyarakat dan berkembang dalam masyarakat pada masa lampau yang menjadi ciri khas disetiap bangsa yang mempunyai kultur budaya yang beraneka ragam yang mencakup kekayaan budaya dan sejarah yang dimiliki masing-masing bangsa. Pada umumnya cerita rakyat ini mengisahkan mengenai suatu kejadian di suatu tempat atau asal muasal suatu tempat. 

Contoh-contoh yang ada di Indonesia:

              1.      Yogyakarta



a.      Lengenda Loro Jonggrang
Alkisah jaman dahulu kala terjadi sebuah peperangan antara dua kerajaan Hindu di Pulau Jawa di daerah yang sekarang disebut Prambanan, yakni Kerajaan Pengging dan Keraton Boko. Kerajaan Pengging dipimpin oleh raja yang arif dan bijaksana bernama Prabu Damar Moyo dan memiliki seorang putra yang sakti mandraguna Bandung Bondowoso. Sedangkan Kerajaan Pengging diperintah seseorang raja yang kejam, berwujud raksasa yang suka makan daging manusia bernama Prabu Boko. Meski berwujud raksasa, Prabu Boko yang selalu dikawal seorang patih setia bernama Gupolo memiliki seorang putri manusia bernama Loro Jonggrang yang cantik bak seorang dewi dari kayangan.
Singkat kata peperangan dasyat akhirnya dimenangkan Kerajaan Pengging setelah Bandung Bondowoso yang maju ke medan pertempuran berhasil mengalahkan Prabu Boko. Sementara Patih Gupolo melarikan diri. Ketika mencari Gupolo di Kraton Boko, Bandung bertemu dengan Putri Loro Jonggrang, dan malah tertarik dengan sang putri lalu berniat melamarnya untuk dijadikan istri. Namun sang putri tak mau karena pemuda itulah yang membunuh ayahnya. Maka ia pun membuat siasat untuk bisa membalas dendam. Ia mau dipersunting Bandung asal bisa memenuhi dua syarat yang dimintanya.
Pertama, Loro Jonggrang meminta Bandung Bondowoso membuat sumur yang dalam. Dengan sangat mudah Bandung membuat sebuah sumur sangat dalam yang ia beri nama Jala Tunda. Di sinilah sang putri melancarkan siasatnya untuk membunuh Bandung. Loro Jonggrang menyuruh Bandung Bondowoso untuk masuk ke dalam sumur, dan begitu berada di dalam sumur Loro Jonggrang beserta Patih Gupolo menimbun sumur tersebut dengan batu supaya Bandung mati. Namun kesaktian Bandung Bondowoso memang luar biasa, ia bisa meloloskan diri dari sumur itu dengan bersemedi.
Selamat dari maut, Bandung yang sadar dirinya diperdaya sangat marah kepada Loro Jonggrang yang berusaha untuk membunuhnya. Namun siapa tahan dengan bujuk rayu putri nan cantik bak dewi kayangan itu. Bandung luruh dan mereda amarahnya. Loro Jonggrang kemudian mengajukan syarat kedua. Ia meminta dibuatkan 1000 buah candi dalam semalam yang diperkirakan akan gagal dilaksanakan, dan Bandung Bondowoso setuju dengan permintaannya
Kembali Bandung menunjukkan kesaktiannya. Ia mampu memerintahkan ribuan jin untuk mengerjakan candi tersebut. Ketika menjelang tengah malam pembangunan sudah hampir selesai, Loro Jonggrang panik dan akhirnya membuat siasat. Ia menyuruh para gadis untuk membakar jerami sehingga langit menjadi lebih terang. Akibatnya ayam-ayampun berkokok dimana-mana. Mendengar kokok ayam, sebagai pertanda segera datangnya pagi, para jin yang membantu pengerjaan candi tersebut tunggang langgang melarikan diri, padahal candi yang dibangun sudah mencapai 999 buah. Mengetahui usahanya gagal lagi karena ulah Loro Jonggrang, Bandung yang murka berat langsung mengutuk Loro Jonggrang menjadi candi yang ke seribu. Loro Jonggrang akhirnya menjadi sebuah arca batu. Dan arca batu tersebut sampai sekarang ada di candi Prambanan. Selain mengutuk Loro Jonggrang jadi arca, Bandung juga mengutuk para gadis yang membantu membakar jerami menjadi perawan tua.
b.      Mitos Putus Cinta
Kisah Loro Jonggrang akhirnya menciptakan mitos orang yang sedang pacaran sebaiknya tidak mengunjungi candi Prambanan karena akan putus cintanya.

              2.      Bali

a.      Legenda Pura Tanah Lot
Menurut legenda, pura ini dibangun oleh seorang brahmana yang mengembara dari Jawa, yaitu Danghyang Nirartha yang berhasil menguatkan kepercayaan penduduk Bali akan ajaran Hindu dan membangun Sad Kahyangan tersebut pada abad ke-16. Pada saat itu, penguasa Tanah Lot yang bernama Bendesa Beraben merasa iri kepadanya karena para pengikutnya mulai pergi untuk mengikuti Danghyang Nirartha. Bendesa Beraben kemudian menyuruh Danghyang Nirartha meninggalkan Tanah Lot. Danghyang Nirartha menyanggupi, tetapi sebelumnya ia dengan kekuatannya memindahkan Bongkahan Batu ke tengah pantai (bukan ke tengah laut) dan membangun pura di sana. Ia juga mengubah selendangnya menjadi ular penjaga pura. Ular ini masih ada sampai sekarang dan secara ilmiah ular ini termasuk jenis ular laut yang mempunyai ciri-ciri berekor pipih seperti ikan, warna hitam berbelang kuning dan mempunyai racun 3 kali lebih kuat dari ular cobra. Akhirnya disebutkan bahwa Bendesa Beraben menjadi pengikut Danghyang Nirartha.
b.      Mitos-mitosnya
      -     Mitos Membawa Pasangan
       Mitosnya jika kalian membawa pasangan kalian ke Pura Tanah Lot, maka hubungan kalian tidak akan bertahan lama. Bisa-bisa hubungan kalian dalam waktu dekat akan berakhir dan kandas ditengah jalan.
     -         Mitos Ular Suci
         Mitosnya jika kalian menyentuh Ular tersebut dan memohon sesuatu, maka apa yang kita minta akan terkabul.
     -     Mitos Air Suci
         Mitos air suci ini dapat membuat wajah awet muda dan berseri-seri

3.        Sumatera Utara

a.    Cerita Rakyat Danau Toba
Di wilayah Sumatera hiduplah seorang petani yang sangat rajin bekerja. Ia hidup sendiri sebatang kara. Setiap hari ia bekerja menggarap lading dan mencari ikan dengan tidak mengenal lelah. Hal ini dilakukannya untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari.
Pada suatu hari petani tersebut pergi ke sungai di dekat tempat tinggalnya, ia bermaksud mencari ikan untuk lauknya hari ini. Dengan hanya berbekal sebuah kail, umpan dan tempat ikan, ia pun langsung menuju ke sungai. Setelah sesampainya di sungai, petani tersebut langsung melemparkan kailnya. Sambil menunggu kailnya dimakan ikan, petani tersebut berdoa,“Ya Alloh, semoga aku dapat ikan banyak hari ini”. Beberapa saat setelah berdoa, kail yang dilemparkannya tadi nampak bergoyang-goyang. Ia segera menarik kailnya. Petani tersebut sangat senang sekali, karena ikan yang didapatkannya sangat besar dan cantik sekali.
Setelah beberapa saat memandangi ikan hasil tangkapannya, petani itu sangat terkejut. Ternyata ikan yang ditangkapnya itu bisa berbicara. “Tolong aku jangan dimakan Pak!! Biarkan aku hidup”, teriak ikan itu. Tanpa banyak Tanya, ikan tangkapannya itu langsung dikembalikan ke dalam air lagi. Setelah mengembalikan ikan ke dalam air, petani itu bertambah terkejut, karena tiba-tiba ikan tersebut berubah menjadi seorang wanita yang sangat cantik. “Jangan takut Pak, aku tidak akan menyakiti kamu”, kata si ikan. “Siapakah kamu ini? Bukankah kamu seekor ikan?, Tanya petani itu. “Aku adalah seorang putri yang dikutuk, karena melanggar aturan kerajaan”, jawab wanita itu. “Terimakasih engkau sudah membebaskan aku dari kutukan itu, dan sebagai imbalannya aku bersedia kau jadikan istri”, kata wanita itu. Petani itupun setuju. Maka jadilah mereka sebagai suami istri. Namun, ada satu janji yang telah disepakati, yaitu mereka tidak boleh menceritakan bahwa asal-usul Puteri dari seekor ikan. Jika janji itu dilanggar maka akan terjadi petaka dahsyat.
Setelah beberapa lama mereka menikah, akhirnya  kebahagiaan Petani dan istrinya bertambah, karena istri Petani melahirkan seorang bayi laki-laki. Anak mereka tumbuh menjadi anak yang sangat tampan dan kuat, tetapi ada kebiasaan yang membuat heran semua orang. Anak tersebut selalu merasa lapar, dan tidak pernah merasa kenyang. Semua jatah makanan dilahapnya tanpa sisa. Hingga suatu hari anak petani tersebut mendapat tugas dari ibunya untuk mengantarkan makanan dan minuman ke sawah di mana ayahnya sedang bekerja. Tetapi tugasnya tidak dipenuhinya. Semua makanan yang seharusnya untuk ayahnya dilahap habis, dan setelah itu dia tertidur di sebuah gubug. Pak tani menunggu kedatangan anaknya, sambil menahan haus dan lapar. Karena tidak tahan menahan lapar, maka ia langsung pulang ke rumah. Di tengah perjalanan pulang, pak tani melihat anaknya sedang tidur di gubug. Petani tersebut langsung membangunkannya. “Hey, bangun!, teriak petani itu.
Setelah anaknya terbangun, petani itu langsung menanyakan makanannya. “Mana makanan buat ayah?”, Tanya petani. “Sudah habis kumakan”, jawab si anak. Dengan nada tinggi petani itu langsung memarahi anaknya. "Anak tidak tau diuntung ! Tak tahu diri! Dasar anak ikan!," umpat si Petani tanpa sadar telah mengucapkan kata pantangan dari istrinya.Setelah petani mengucapkan kata-kata tersebut, seketika itu juga anak dan istrinya hilang lenyap tanpa bekas dan jejak. Dari bekas injakan kakinya, tiba-tiba menyemburlah air yang sangat deras. Air meluap sangat tinggi dan luas sehingga membentuk sebuah telaga. Dan akhirnya membentuk sebuah danau. Danau itu akhirnya dikenal dengan nama Danau Toba.
     b.    Mitosnya
Konon diantara salah satu pemuda yang bermain di danau toba pada waktu malam kabarnya melihat seorang wanita mendatangi teman – temannya, wujud wanita tersebut sangatlah putih dan berwajah rata, warga setempat juga sering mendengar suara tangisan pada malam hari dari salah satu sudut danau. Tangisan tersebut diyakini sebagai rintihan para korban yang pernah tenggelam di danau tersebut.


Comments